Simposium Sains & Teknologi Nuklir 2025

latar belakang

Dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, Indonesia dituntut memiliki strategi pembangunan yang berlandaskan ilmu pengetahuan (sains) dan teknologi, menekankan pentingnya kemandirian bangsa dalam bidang energi, teknologi pertahanan, dan ketahanan nasional secara menyeluruh.

Salah satu bidang sains dan teknologi strategis yang menjadi perhatian adalah teknologi nuklir. Teknologi ini tidak hanya terbatas pada pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), tetapi juga memberikan kontribusi signifikan di berbagai sektor, seperti pendidikan, pertanian, ketahanan pangan, kesehatan, energi, dan sektor lainnya. Dukungan terhadap pengembangan sains dan teknologi nuklir sejalan dengan misi Presiden untuk memperkuat kedaulatan energi nasional, meningkatkan kapasitas riset dan inovasi dalam negeri, serta mewujudkan Indonesia sebagai negara maju berbasis sains dan teknologi.

Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI), bekerja sama dengan Organisasi Riset Tenaga Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional menyelenggarakan Simposium Sains dan Teknologi Nuklir Tahun 2025 dengan tema “Bersama Nuklir, Membangun Negeri Menuju Kedaulatan Energi.”

Tujuan

Simposium Sains & Teknologi Nuklir 2025 diselenggarakan untuk:

Mendorong sinergi lintas sektor

Memperkuat jejaring kolaborasi

Menghasilkan dan merumuskan langkah-langkah konkret dalam mengembangkan sains dan teknologi nuklir yang aman, efisien, dan berdaya saing tinggi

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, simposium ini diharapkan dapat memperkuat peran ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir dalam mendukung agenda besar pembangunan nasional menuju Indonesia yang mandiri, maju, dan berdaulat secara teknologi.

PEMBICARA UTAMA

syaiful

Dr. Syaiful Bakhri

> Kepala ORTN BRIN <

anis

Dr. Anis Rohanda M.Si.

> Ketua SISTEN 2025 <

3

Prof. Dr. Susilo Widodo, M.Eng

> Ketua HIMNI <

Topik: "Peran Himpunan Masyarakat Nuklir dalam Pengembangan Ekosistem Ketenaganukliran"

4

Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU*

> Direktur Jenderal EBTKE <
*dalam konfirmasi

Topik: "RUPTL PLN 2025–2034: Upaya Meningkatkan Ketahanan dan Keberlanjutan Energi Nasional"

2

Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A

> Rektor Universitas Pertahanan <

Topik: "Peran Perguruan Tinggi dalam Menyiapkan Sumber Daya Manusia Ketenaganukliran"

1

Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc

> Kepala BRIN <

Topik: "Rencana Strategis Nasional di Bidang Ketenaganukliran"

PEMBICARA SESI PARALEL

Proses Produksi Radioisotop dan Radiofarmaka

1. Status Riset Produksi Radioisotop dan Radiofarmaka.
2. Radioisotop dan Radiofarmaka sebagai Komponen Strategis Pelayanan Kesehatan: Tantangan dan Regulasi.
3. Potensi dan Masa Depan Industri Radioisotop Medis di Indonesia.
4. Pemanfaatan Radioisotop dan Radiofarmaka di Rumah Sakit.

Daftar Peserta

Teknologi Reaktor Nuklir

1. Pemanfaatan Reaktor Riset di Indonesia.
2. Pengembangan Teknologi Reaktor PeLUIt.
3. Tantangan Teknologi Reaktor Garam Lebur.
4. Riset dan Pengembangan Desain Reaktor di Kampus.
5. Floating Nuclear Power Plants: Peran PT PAL Indonesia dalam mewujudkan energi bersih.

Daftar Peserta

Keselamatan Radiasi dan Akselerator

1. Perkembangan dan Aplikasi Fisika Medis di Indonesia.
2. Pengembangan Sistem Impedance Matching untuk Akselerator.
3. Status Teknologi dan Utilisasi Berkas Nuklir di Bidang Energi, Medis dan Industri.
4. Tantangan dan Inovasi dalam Manajemen Keselamatan Radiasi di Indonesia.

Daftar Peserta

Material dan Limbah Nuklir

1. Pengembangan Bahan struktur/bahan bakar untuk Accident Tolerant Fuel (ATF).
2. Infrastruktur Pengelolaan Limbah Radioaktif dan rencana pengembangannya.
3. Inovasi Teknologi Proses Radiasi dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif: Solusi Berkelanjutan untuk Industri dan Lingkungan.
4. Kesiapan regulasi pemanfaatan bahan nuklir dan pengelolaan limbah radioaktif.

Daftar Peserta
Scroll to Top